Latar Jembar

Website ini merupakan sarana untuk mengekspresikan apa yang saya pikirkan daripada ngruntel/nggedibal di otak, jadi lebih baik saya menuangkan disini

Materi Diklat SD/MI Guru Mapel K13

Materi Diklat SD/MI Guru Mapel K13

Materi Diklat SD/MI Guru Mapel K13

Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan penataan kembali atau transformasi Pendidikan Nasional Indonesia secara masif. Salah satunya adalah mengembalikan karakter sebagai ruh pendidikan nasional Indonesia yang diselenggarakan melalui Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).  PPK merupakan suatu gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan dukungan pelibatan publik dan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyakarat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Nilai-nilai yang dapat dikuatkan adalah lima nilai utama Religiusitas, Nasionalisme, Kemandirian, Gotong Royong, dan Integritas. Nilai Religiusitas, diantaranya meliputi beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, taat beribadah, bersyukur, berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas, dan toleransi. Nilai Nasionalisme, diantaranya terdiri dari cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai kebhinekaan, menghayati lagu nasional dan lagu daerah, cinta produk Indonesia, cinta damai, rela berkorban, dan taat hukum. Nilai Kemandirian, diantaranya mencakup disiplin, percaya diri, rasa ingin tahu, tangguh, bekerja keras, mandiri, kreatif-inovatif, dan pembelajar sepanjang hayat. Nilai Gotong Royong, diantaranya terwujud melalui suka menolong, bekerjasama, peduli sesama, peduli lingkungan, kebersihan dan kerapian, kekeluargaan, dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Nilai Integritas, diantaranya meliputi jujur, rendah hati, santun, tanggung jawab, keteladanan, komitmen moral, cinta kebenaran, menepati janji, dan anti korupsi. Nilai -nilai tersebut ditanamkan dan dipraktikkan melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dihayati dan diterapkan di seluruh sendi kehidupan di sekolah, keluarga dan masyarakat.
Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan penataan kembali atau transformasi Pendidikan Nasional Indonesia secara masif. Salah satunya adalah mengembalikan karakter sebagai ruh pendidikan nasional Indonesia yang diselenggarakan melalui Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). PPK merupakan suatu gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan dukungan pelibatan publik dan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyakarat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Nilai-nilai yang dapat dikuatkan adalah lima nilai utama Religiusitas, Nasionalisme, Kemandirian, Gotong Royong, dan Integritas. Nilai Religiusitas, diantaranya meliputi beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, taat beribadah, bersyukur, berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas, dan toleransi. Nilai Nasionalisme, diantaranya terdiri dari cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai kebhinekaan, menghayati lagu nasional dan lagu daerah, cinta produk Indonesia, cinta damai, rela berkorban, dan taat hukum. Nilai Kemandirian, diantaranya mencakup disiplin, percaya diri, rasa ingin tahu, tangguh, bekerja keras, mandiri, kreatif-inovatif, dan pembelajar sepanjang hayat. Nilai Gotong Royong, diantaranya terwujud melalui suka menolong, bekerjasama, peduli sesama, peduli lingkungan, kebersihan dan kerapian, kekeluargaan, dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Nilai Integritas, diantaranya meliputi jujur, rendah hati, santun, tanggung jawab, keteladanan, komitmen moral, cinta kebenaran, menepati janji, dan anti korupsi. Nilai -nilai tersebut ditanamkan dan dipraktikkan melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dihayati dan diterapkan di seluruh sendi kehidupan di sekolah, keluarga dan masyarakat.

Post a Comment